PEMALANG – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan program Revolusi Mental di Desa Kwasen, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Program yang dijabarkan dalam berbagai kegiatan itu telah digelar mulai 10 Juli hingga 19 Agustus lalu.
Salah satu anggota KKN Tim II Undip Mirza Hanif Al Falah mengatakan, program Revolusi Mental merupakan tugas dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tagline yang digunakan pada tahun ini adalah #GerakanIndonesiaMelayani.
Dimana sasaran utama program ini adalah sistem pemerintahan desa, yang meliputi perangkat desa, kinerja, dan fasilitasnya. Kami sebagai mahasiswa juga memiliki tanggung jawab dalam menyukseskan program tersebut. Salah satunya tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni tentang pengabdian kepada masyarakat,” katanya kemarin.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan sudah selesai dilaksakan secara keseluruhan pada Kamis, (16/8) lalu. Lanjutnya, terdapat empat program dalam kegiatan ini. Diantaranya pendampingan pengelolaan dana desa, pendampingan alur pembuatan akte kelahiran, sosialisasi program 3S (Senyum, Sapa dan Salam), dan sistem informasi desa.
“Seluruh elemen masyarakat di Desa Kwasen sangat antusias mengikuti program yang kami jalankan. Bahkan, para pemangku kepentingan seperti kepala desa, perangkat dan lainnya juga mendukung kegiatan ini,” urainya.
Dia berharap, melalui adanya program tersebut bisa meningkatkan kinerja para pemangku jabatan di Desa Kwasen. Sehingga, masyarakat akan lebih merasa terayomi dan terlayani dengan baik. “Lebih dari itu, pendampingan dana desa yang kami lakukan juga diharapkan bisa meningkatkan kompetensi para perangkat desa. Sehingga menghindarkan dari tindakan menyimpang, seperti korupsi atau maladministrasi,” harapnya.

Bagikan Komentarmu